Pemerintahan Prabowo Tetap Lanjutkan Kebijakan Belanja Besar Meski Tekanan Pasar Global Meningkat


L1NEWS | Jakarta, Februari 2026– Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kebijakan pertumbuhan ekonomi dan belanja sosial berskala besar, meskipun tekanan dari lembaga keuangan global dan gejolak pasar dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran investor.

Kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia yang bernilai sekitar 1,4 triliun dolar AS dilaporkan melemah, terutama karena rencana pembiayaan berbagai program sosial ambisius, termasuk program makan gratis senilai 20 miliar dolar AS serta penguatan ekonomi pedesaan di seluruh wilayah Indonesia.

Peringatan dari lembaga indeks global MSCI sebelumnya disebut telah memicu keluarnya dana besar dari pasar saham domestik. Situasi tersebut diperparah oleh keputusan lembaga pemeringkat Moody’s yang menurunkan prospek peringkat obligasi pemerintah dan korporasi Indonesia menjadi negatif.

Meski demikian, sumber internal pemerintahan menyatakan bahwa arah kebijakan fiskal tidak akan berubah. Program prioritas seperti makan gratis dan target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen disebut telah menjadi bagian dari komitmen resmi pemerintah.

Pemerintah saat ini juga disebut tengah menyiapkan langkah perbaikan terkait transparansi pasar dan struktur kepemilikan saham guna menjaga stabilitas serta kepercayaan investor ke depan. (Red)


#prabowo #presidenprabowo #kebijakanprabowo #msci

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak