LAMPUNG1NEWS.COM | PRINGSEWU – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Pringsewu sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pertama di Aula Bupati Pringsewu, Sabtu (26/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat organisasi pedagang pasar sekaligus menetapkan arah kepengurusan APPSI Pringsewu untuk lima tahun ke depan.
Musda berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Polres Pringsewu, Kodim 0424/Tanggamus, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Perdagangan Kabupaten Pringsewu, serta tokoh masyarakat.
Dalam sidang Musda, Sumarni Supomo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD APPSI Kabupaten Pringsewu periode 2026–2031. Terpilihnya Sumarni mencerminkan kepercayaan penuh dari para pedagang untuk memimpin organisasi dalam memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan pedagang pasar di Kabupaten Pringsewu.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Sumarni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan seluruh anggota APPSI.
"Alhamdulillah. Ini amanah besar dari para pedagang. Kami siap memperjuangkan kesejahteraan, menata pasar, dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu," ujar Sumarni Supomo.
Saat ini, DPD APPSI Kabupaten Pringsewu membina lebih dari 500 anggota pedagang yang tersebar di 10 pasar induk dan 133 pasar kecil di seluruh wilayah Kabupaten Pringsewu. Pendataan anggota di sejumlah pasar kecamatan juga masih terus dilakukan secara bertahap guna memperkuat basis organisasi.
Dalam kepemimpinannya, Sumarni menetapkan tiga program prioritas yang akan menjadi fokus APPSI Pringsewu selama lima tahun mendatang. Program tersebut meliputi pemberdayaan pedagang melalui pelatihan UMKM, digitalisasi usaha, serta akses permodalan; stabilisasi harga kebutuhan pokok dan ketertiban pasar melalui sinergi dengan Dinas Perdagangan; serta penataan pasar agar menjadi lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan memiliki daya saing.
Menurutnya, keberadaan pedagang pasar memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi kerakyatan yang harus terus diperkuat melalui kolaborasi antara organisasi, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.
"Pedagang pasar adalah penggerak ekonomi kerakyatan. Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar APPSI bisa amanah," tutupnya.
Dengan terselenggaranya Musda pertama ini, diharapkan DPD APPSI Kabupaten Pringsewu semakin solid dalam memperjuangkan aspirasi pedagang, meningkatkan kesejahteraan anggotanya, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pasar rakyat yang modern, tertata, dan berdaya saing. (Red)

