Memuat postingan terbaru...

Dapur MBG Pematang Pasir Disuspend 20 Hari, 11 Siswa Diduga Keracunan



LAMPUNG1NEWS.COM | LAMPUNG SELATAN — Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur 03 Pematang Pasir, Kabupaten Lampung Selatan, dihentikan sementara selama 20 hari menyusul dugaan keracunan yang dialami 11 siswa MI Ma'arif setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penghentian sementara atau suspend tersebut dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memberikan waktu evaluasi serta perbaikan menyeluruh terhadap fasilitas SPPG.

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Lampung Selatan, Alfarizi, mengatakan surat penghentian sementara diterbitkan pada Kamis (17/9/2026). Berdasarkan surat tersebut, masa suspend berlaku selama 20 hari.

"Sudah disuspend dan mungkin akan evaluasi total dan perbaikan besar supaya lebih baik lagi, dari infrastruktur, fasilitas dan lain-lain," kata Alfarizi, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, evaluasi tidak hanya menyangkut fasilitas utama dapur, tetapi juga sejumlah bagian pendukung, termasuk area Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

"Supaya maintenance-nya ke depan lebih bagus dan baik. Nanti kami ini juga tetap berkoordinasi dengan Satgas MBG Kabupaten Lampung Selatan," ujarnya.

Sementara itu, penyebab pasti siswa mengalami keluhan kesehatan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi.

Alfarizi mengatakan hasil uji laboratorium belum diterima. Pemeriksaan sampel diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hari sejak sampel diambil.

"Belum keluar hasilnya, 3 hari dari kejadian pas tes sampel. Kemarin juga Pak Bupati menanyakan," katanya.

Ia memperkirakan hasil pemeriksaan dapat diketahui pada Jumat (18/9). Namun, untuk menghindari kesalahan penyampaian informasi, hasil tersebut nantinya akan dijelaskan oleh Dinas Kesehatan.

"Kemungkinan hari ini keluarnya karena sudah 3 hari. Dinkes yang mungkin berhak menjelaskannya, kalau kami yang menjelaskan takut kesalahan juga," pungkasnya.

Sebelumnya, 11 dari 80 siswa MI Ma'arif di Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, dilaporkan mengalami muntah-muntah setelah menyantap menu MBG pada Rabu (16/9/2026).

Menu yang diterima para siswa saat itu terdiri dari nasi, udang, tahu, dan sayur wortel yang dikirimkan dari SPPG Dapur 03 Pematang Pasir.

Hingga hasil pemeriksaan laboratorium diterbitkan, dugaan keracunan tersebut masih memerlukan kepastian berdasarkan hasil pemeriksaan pihak berwenang.

Suspend selama 20 hari tersebut kini menjadi momentum evaluasi terhadap keamanan pangan, kelayakan fasilitas, serta tata kelola SPPG sebelum kembali melayani program MBG.(red) 

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak