Lampung1news.com | Lampung Tengah: Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (Aspekindo) Kabupaten Lampung Tengah menyoroti adanya rencana pembatalan terhadap 14 paket tender yang sebelumnya telah dinyatakan pemenang oleh ULP / Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) / POKJA Dinas BMBK Kabupaten Lampung Tengah. Kamis, 01/09/2026.
Ketua Aspekindo Lampung Tengah, Angga Irawan, mempertanyakan rencana tersebut. Menurutnya, proses pengadaan 14 paket pekerjaan tersebut telah melalui tahapan yang panjang sebelum akhirnya ditetapkan pemenangnya oleh UKPBJ melalui laman SPSE Kabupaten Lampung Tengah.
Angga mengatakan, proses tender yang diajukan oleh bahdan perelo indrapati mantan Plt. Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Lampung Tengah sebelumnya telah melalui tahapan proses tender sesuai mekanisme yang berlaku, terbuka dan kompetitif.
“Proses lelang yang dipersiapkan dan diajukan sebelumnya sudah melalui tahapan yang panjang dan melibatkan UKPBJ serta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi,” ujar Angga.
Ia menyebut, setelah BAHDAN PARELO INDRAPATI mengundurkan diri pada saat proses tender berlangsung, yang digantikan oleh Rahmad Danil menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Lampung Tengah, muncul rencana untuk membatalkan hasil tender yang telah ditetapkan pemenangnya oleh UKPBJ.
Menurut Angga, salah satu alasan yang disebut menjadi dasar pembatalan adalah adanya dokumen Detail Engineering Design (DED) yang dinilai tidak memenuhi persyaratan. Ia juga menyebut adanya rencana untuk mengganti mekanisme tersebut dengan metode mini kompetisi (minikom).
Angga mempertanyakan alasan perubahan mekanisme pengadaan tersebut. Ia menduga rencana pembatalan dan penggantian dengan metode minikom berpotensi menimbulkan persoalan dalam proses pengadaan.
“Jika benar terjadi pembatalan tender dan terjadi mini kompetisi maka patut di duga pelaksanaan tender sebelumnya yang dimulai dari saat Bahdan parelo menjabat sampai dengan digantikan oleh Rahmat Daniel adalah sebuah bentuk tender akal-akalan yang penuh dengan konspirasi untuk memenangkan perusahaan tertentu.” kata Angga.
Angga juga mendesak Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, untuk memerintahkan Rahmat Daniel agar tetap melanjutkan proses tender dan tidak melakukan pembatalan tender terhadap 14 paket yang telah ada pemenangnya.
“Kami meminta Plt. Bupati agar tetap melanjutkan tender tanpa adanya pembatalan terhadap 14 paket tersebut agar tidak menimbulkan kegaduhan baru di Lampung Tengah,” ujarnya.
Angga mengatakan Aspekindo lampung tengah telah mengumpulkan dokumen dan data terkait proses tender tersebut. pihaknya menyatakan akan menempuh jalur kepada aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lebih lanjut, Angga irawan selaku ketua aspekindo lampung tengah, mendesak agar KPK memeriksa I komang Koheri selaku plt bupati lampung tengah, karena kami menduga ada keterkaitan antara plt Bupati I komang koheri, bahdan perelo dan rahmad danil selaku plt kadis bina marga dan bina kontruksi sejak awal sudah merencanakan dan menggagalkan tender yang sudah dinyatakan pemenang untuk kepentingan pribadi atau pihak tertentu(*)


