Memuat postingan terbaru...

Ketua P3-TGAI Diduga Blokir Jurnalis saat Dikonfirmasi, Dugaan Pekerjaan Asal Jadi di Panjerejo Mencuat, Balai Besar, Dinas PU Diminta Cek Kelokasi


LAMPUNG1NEWS.COM | PRINGSEWU — Polemik pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Pekon Panjerejo, Kabupaten Pringsewu, terus menjadi sorotan. Setelah muncul dugaan ketidaksesuaian kualitas fisik pekerjaan dengan petunjuk teknis, upaya konfirmasi yang dilakukan jurnalis kepada pihak kelompok penerima program juga belum membuahkan penjelasan.

Ketua kelompok P3A Pelita Jaya, yang tercatat sebagai penerima kegiatan P3-TGAI di Panjerejo, diduga memblokir akses komunikasi jurnalis saat hendak dimintai konfirmasi terkait pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Kondisi ini membuat sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan program belum terjawab, mulai dari pengelolaan kegiatan, kesesuaian pekerjaan dengan rencana teknis, hingga transparansi penggunaan bantuan.

Namun, dugaan pemblokiran tersebut tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran dalam pelaksanaan program. Pihak kelompok tetap memiliki ruang untuk memberikan penjelasan dan hak jawab atas pertanyaan yang disampaikan media.

Dalam penelusuran lapangan sebelumnya, kondisi fisik pekerjaan saluran irigasi di Panjerejo dinilai perlu mendapat pemeriksaan teknis lebih lanjut. Dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi perlu diuji melalui pengukuran volume, dimensi saluran, mutu material, serta pencocokan dengan rencana anggaran biaya (RAB) dan ketentuan program.

P3-TGAI merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan fungsi jaringan irigasi dan mendukung kebutuhan air bagi pertanian. Karena menggunakan anggaran negara, pelaksanaannya harus mengedepankan mutu pekerjaan, transparansi, serta pertanggungjawaban penggunaan dana.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian, hasil pemeriksaan perlu menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Seiring mencuatnya dugaan tersebut, warga berharap Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung dan pihak berwenang segera turun langsung ke lokasi untuk memeriksa kondisi pekerjaan.

Pemeriksaan dinilai penting guna memastikan apakah hasil pembangunan saluran irigasi telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan nilai bantuan yang dialokasikan. Selain itu, pemeriksaan juga diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan mengenai pelaksanaan dan pengelolaan kegiatan.

Lampung1News mendorong BBWS Mesuji Sekampung, unsur pengawasan internal Kementerian Pekerjaan Umum, serta instansi terkait untuk melakukan verifikasi secara objektif. Jika ditemukan indikasi pelanggaran administratif, teknis, atau penyalahgunaan anggaran, tindak lanjut perlu dilakukan berdasarkan bukti dan kewenangan masing-masing.

Hingga berita ini disusun, Lampung1News belum memperoleh penjelasan dari Ketua P3A Pelita Jaya mengenai dugaan ketidaksesuaian pekerjaan maupun persoalan komunikasi saat konfirmasi dilakukan.

Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi bagi ketua kelompok, pemerintah pekon, pendamping program, Dinas PU, dan BBWS Mesuji Sekampung untuk memberikan penjelasan agar persoalan ini dapat diketahui secara utuh.

Lampung1News menegaskan bahwa pemberitaan ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial terhadap pelaksanaan program yang menggunakan anggaran negara. Tujuannya bukan menghakimi pihak tertentu, melainkan mendorong transparansi dan memastikan bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi petani.

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak