Memuat postingan terbaru...

Narsum Sebut Ada Sejumlah Kejanggalan dalam Revitalisasi TK ABA Sinar Baru Sukoharjo



LAMPUNG1NEWS.COM | PRINGSEWU – Pelaksanaan program Revitalisasi TK ABA Sinar Baru, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, menjadi perhatian setelah media memperoleh sejumlah informasi dari narasumber yang mengaku mengetahui proses pelaksanaan kegiatan tersebut.

Informasi yang diterima menyangkut sejumlah aspek, mulai dari pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek), pengelolaan administrasi dan dana, struktur serta keterlibatan pihak yang tergabung dalam P2SP, hingga pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan.

Namun demikian, informasi tersebut masih berupa keterangan dari narasumber dan belum dapat disimpulkan sebagai fakta sebelum dilakukan verifikasi serta klarifikasi kepada pihak-pihak terkait.

Salah satu informasi yang sedang ditelusuri adalah mengenai keikutsertaan pihak yayasan dalam kegiatan Bimtek di Jakarta. Narasumber menyebut terdapat pihak yayasan yang mengikuti Bimtek, sementara sejumlah dokumen administrasi kegiatan disebut ditandatangani oleh kepala sekolah yang saat ini menjabat sementara.

Media juga memperoleh informasi mengenai mekanisme pengelolaan dana revitalisasi. Narasumber menyebut setelah dana tahap awal masuk ke rekening sekolah dan dilakukan pencairan oleh kepala sekolah bersama bendahara, terdapat dugaan dana tersebut kemudian diminta atau diserahkan kepada pihak yayasan.

Terkait informasi tersebut, media masih menunggu penjelasan mengenai siapa yang memiliki kewenangan mengelola dana, dasar penyerahan apabila memang terjadi, serta mekanisme pertanggungjawabannya.

Selain itu, terdapat informasi mengenai struktur P2SP. Narasumber menyebut bendahara berinisial E serta beberapa pihak yang terlibat dalam P2SP maupun pekerjaan di lapangan memiliki hubungan keluarga.

Media juga menerima informasi yang menyebut adanya keterlibatan pihak tertentu dalam pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan, sementara kepala sekolah disebut lebih banyak menjalankan fungsi administrasi.

Hal lain yang turut ditelusuri adalah informasi mengenai dugaan adanya setoran sebesar 12,5% dalam pelaksanaan kegiatan revitalisasi. Sampai berita ini diterbitkan, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih memerlukan klarifikasi dari pihak sekolah maupun pihak terkait.

Media juga memperoleh informasi mengenai dugaan penggunaan sebagian dana revitalisasi untuk kepentingan pribadi. Informasi tersebut juga belum dapat diverifikasi secara independen dan tidak dapat dijadikan kesimpulan tanpa adanya bukti serta penjelasan dari pihak yang disebut.

Untuk memastikan keberimbangan pemberitaan, Tim media telah mengirimkan sejumlah pertanyaan konfirmasi kepada Kepala TK ABA Sinar Baru terkait informasi-informasi tersebut.

Konfirmasi mencakup mekanisme pelaksanaan revitalisasi, keikutsertaan pihak yayasan dalam Bimtek, pengelolaan dan pencairan dana, struktur P2SP, keterlibatan pihak-pihak dalam pekerjaan fisik, informasi dugaan setoran 12,5 persen, serta dugaan penggunaan dana untuk kepentingan pribadi.

Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala TK ABA Sinar Baru belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan media.

Media tetap membuka ruang bagi Kepala Sekolah, pihak yayasan, P2SP, maupun pihak lain yang berkaitan dengan program tersebut untuk memberikan klarifikasi atau hak jawab.

Media menegaskan bahwa pemberitaan ini merupakan bagian dari proses penelusuran dan verifikasi informasi. Setiap dugaan yang disampaikan narasumber tidak diposisikan sebagai kesimpulan atau tuduhan terhadap pihak tertentu sebelum terdapat bukti dan klarifikasi yang memadai.

Apabila pihak terkait memberikan tanggapan setelah berita ini diterbitkan, L1News siap memuat klarifikasi tersebut sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan hak jawab. (Red)

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak