LAMPUNG1NEWS.COM | PESAWARAN, LAMPUNG — Setelah sebelumnya menjadi perhatian keluarga lantaran belum sadarkan diri dan membutuhkan penanganan medis lanjutan, balita berusia 1 tahun 6 bulan, Arsa Amerta Wijaya, akhirnya dirujuk ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Bandar Lampung, pada Senin, 12 Oktober 2026.
Berdasarkan informasi terbaru yang disampaikan keluarga, kondisi Arsa kini menunjukkan perkembangan. Anak dari pasangan Arifin dan Grifency Amelia Stevany tersebut dilaporkan sudah sadar. Meski demikian, kondisi Arsa masih memerlukan pemantauan serta pemeriksaan medis lebih lanjut.
Keluarga menyampaikan bahwa setelah sadar, Arsa masih belum banyak berbicara maupun menangis. Kondisi tersebut menjadi perhatian keluarga, mengingat sebelumnya Arsa mengalami kejang dan menjalani perawatan di RSUD Pesawaran sebelum akhirnya mendapatkan rujukan ke rumah sakit di Bandar Lampung.
Saat ini, Arsa masih membutuhkan tindakan pemeriksaan lanjutan, termasuk pemindaian atau scan pada bagian kepala sesuai pertimbangan medis. Selain itu, diperlukan konsultasi dengan dokter spesialis saraf, yakni dr. Roro, untuk mengevaluasi kondisi pasien dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu tim medis memperoleh gambaran lebih lanjut mengenai kondisi Arsa, sehingga penanganan dapat disesuaikan dengan kebutuhan medisnya.
Sebelumnya, Arsa diketahui masuk ke RSUD Pesawaran pada Jumat sore, 2 Oktober 2026, setelah mengalami kejang yang menurut keterangan keluarga berlangsung lebih dari 15 menit. Dalam penanganan awal, pasien disebut didiagnosis mengalami bronko dan meningitis.
Pada perkembangan sebelumnya, keluarga sempat menyampaikan kekhawatiran terkait rencana rujukan ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek karena ruang perawatan intensif anak atau PICU diinformasikan dalam kondisi penuh.
Situasi tersebut membuat keluarga berharap adanya koordinasi ant rumah sakit agar Arsa dapat memperoleh penanganan lanjutan sesuai kondisi medisnya. Kini, rujukan telah terlaksana dan keluarga masih menantikan hasil pemeriksaan serta arahan dokter mengenai tindakan medis berikutnya.
Meski kondisi Arsa telah menunjukkan perkembangan dengan kembalinya kesadaran, proses pemulihan masih membutuhkan perhatian. Keluarga berharap seluruh tahapan pemeriksaan dapat berjalan lancar dan Arsa segera memperoleh penanganan yang dibutuhkan.
Perkembangan ini juga menjadi pengingat pentingnya koordinasi rujukan bagi pasien anak yang memerlukan penanganan khusus, terutama ketika fasilitas perawatan intensif menghadapi keterbatasan kapasitas.
Pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk menyalahkan pihak rumah sakit maupun tenaga medis. Fokus utama saat ini adalah perkembangan kondisi pasien serta harapan keluarga agar Arsa mendapatkan pelayanan dan penanganan medis yang optimal.
Keluarga berharap dukungan dan perhatian dari pihak rumah sakit, Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Dinas Kesehatan, serta pihak terkait lainnya agar proses pemeriksaan dan perawatan Arsa dapat berjalan dengan baik.
Hingga berita ini disusun, Arsa telah dirujuk ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek dan masih membutuhkan pemeriksaan lanjutan, termasuk rencana pemindaian kepala serta konsultasi dengan dokter spesialis saraf. Keluarga berharap hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar bagi penanganan terbaik demi pemulihan Arsa. (Redaksi)


