Beredar Isu Pengkondisian Biro Wisata untuk Kunjungan Industri SMK Lampung, Begini Hasil Konfirmasi Kabid SMK, Maryanto,S.Sos



Bandar Lampung | Lampung1news – Dinas Pendidikan Provinsi Lampung melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Maryanto, S.Sos, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai rencana kegiatan Zoom Meeting yang melibatkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se-Provinsi Lampung dengan sebuah badan usaha koperasi yang bergerak di bidang biro perjalanan.

Sebelumnya beredar informasi bahwa pertemuan daring tersebut berkaitan dengan audiensi Kunjungan Industri bersama Koperasi Bumi Lampung Perkasa, yang disebut-sebut akan memperkenalkan layanan biro perjalanan kepada sekolah-sekolah SMK di Lampung.
Menanggapi hal tersebut, Maryanto menegaskan bahwa Bidang Pembinaan SMK pada Dinas Pendidikan Provinsi Lampung pada prinsipnya hanya memfasilitasi pihak pemohon yang ingin memperkenalkan usaha atau layanan kepada satuan pendidikan, tanpa adanya pengarahan maupun pengkondisian kepada sekolah.



Menurutnya, audiensi tersebut pada dasarnya merupakan permohonan dari pihak koperasi untuk memperkenalkan usaha biro perjalanan kepada sekolah-sekolah SMK.

Bidang SMK sebenarnya hanya memberikan pelayanan kepada pemohon yang mengajukan permohonan untuk memperkenalkan usaha kepada SMK. Dalam rencana pertemuan tersebut, bidang SMK tidak mengarahkan atau mengkondisikan. Kami hanya memperkenalkan usaha biro perjalanan itu kepada SMK,” jelas Maryanto saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan bahwa keputusan untuk menggunakan atau tidak menggunakan layanan biro perjalanan tersebut sepenuhnya berada di tangan masing-masing sekolah.

“Pihak sekolah nantinya yang akan menilai apakah biro perjalanan tersebut memiliki nilai tambah dalam pelayanan maupun biaya yang relatif lebih murah dibanding yang lain. Sekolah bebas menentukan akan menggunakan biro tersebut atau tidak,” ujarnya.

Maryanto juga menegaskan bahwa pihaknya tidak mencampuri keputusan sekolah dalam memilih mitra kegiatan kunjungan industri.
“Prinsipnya bidang tidak ikut campur atau mengkondisikan dalam menentukan pilihan. Biarlah mekanisme pasar yang menentukan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa rencana kegiatan Zoom Meeting yang semula dijadwalkan tersebut pada akhirnya tidak jadi dilaksanakan.

Hal itu dikarenakan pada waktu yang bersamaan terdapat kunjungan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) ke Dinas Pendidikan Provinsi Lampung terkait pelaksanaan program yang sedang berjalan, sehingga agenda pertemuan daring tersebut dibatalkan atau ditunda.

Terkait rencana zoom tersebut akhirnya tidak jadi dilaksanakan karena ada kunjungan dari Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ke Dinas Pendidikan pada waktu yang bersamaan, sehingga rencana zoom tersebut kami batalkan atau ditunda,” jelasnya.

Maryanto juga menanggapi beredarnya sejumlah foto yang seolah-olah menunjukkan adanya kegiatan Zoom Meeting yang sedang berlangsung. Setelah dilakukan konfirmasi kepada beberapa pihak yang terlihat dalam foto tersebut, diketahui bahwa para peserta sebenarnya hanya menunggu pertemuan yang direncanakan.

Setelah kami konfirmasi, peserta yang terlihat di foto tersebut tidak mengetahui bahwa rencana zoom dibatalkan dan hanya menunggu secara pasif. Tidak ada interaksi atau kegiatan zoom yang berlangsung,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa beberapa pihak yang dikonfirmasi, di antaranya Subandi, Ibu Wahyu, dan Wiyudatara, juga menyatakan tidak ada interaksi dalam kegiatan Zoom Meeting tersebut. Sementara satu peserta lainnya disebut tidak mengetahui adanya pembatalan karena telepon seluler yang bersangkutan tidak aktif.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menegaskan bahwa tidak terdapat kegiatan Zoom Meeting sebagaimana yang sempat beredar dalam informasi sebelumnya.

Media ini tetap membuka ruang bagi berbagai pihak untuk memberikan informasi atau klarifikasi tambahan terkait isu tersebut guna menjaga keberimbangan dan akurasi pemberitaan sesuai dengan prinsip jurnalistik.(tim)
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak