Sampaikan Aspirasi, PGK Gelar Aksi Damai


‎lampung1news.com | Lampung Tengah - Puluhan warga yang tergabung dalam berbagai organisasi kemasyarakatan tumpah ruah memenuhi kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Rabu, 10 Juni 2026.

‎Aksi yang diprakarsai oleh Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) lampung tengah ini juga dramaikan oleh Lembaga Pemerhati Ekonomi Rakyat (Lesper), Lembaga Analisis Pemerhati Anggaran (Lapang), LSM Barisan Muda Indonesia (BASMI) dan Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Lamteng.

‎Berbeda dengan aksi-aksi sebelumnya yang kerap diwarnai ketegangan, kali ini massa memilih jalur damai. Meski demikian, suara lantang tetap bergema, dijaga aparat kepolisian yang sejak awal siaga mengawal jalannya aksi.

‎Sejak pukul 10.00 WIB, massa sudah mulai bergerak dari titik kumpul di Sekretariat PWRI Lamteng di JL Soekarno Hatta Gunungsugih. massa mulai bergerak menuju kantor bupati Lamteng pada Pukul 11.30 WIB.

‎Dalam orasinya, Ketua PGK Lamteng, Hefki AR meminta Pemkab mengevaluasi wacana Pemkab lamteng melakukan pinjaman Rp 100 Milliar kepada bank daerah, penanganan dugaan korupsi pada dinas peternakan perkebunan dan perikanan (Disnakbunak) dan bagian umum Setdakab Lamteng, serta proyek pembangunan Islamic Center.

"Jangan cuma mikir mau minjamnya, gimana cara mulanginya, jangan sampai malah membebani masyarakat lewat pajak, jadi secara tegas kami menolak dan meminta Pemkab mengevaluasi wacana peminjaman itu," tegas Hefki.

‎Sementara, Ketua Lesper, Bustamhadi menyampaikan keprihatinannya terhadap sistem pemerintahan yang dinilai amburadul, menurut dia, bupati saat ini hanya fokus ngonten medsos dan tidak serius mengurusi Lamteng.

"Bupati jangan ngonten terus dong," kritik dia.

‎Usai orasi sekitar satu jam, massa akhirnya diterima untuk berdialog oleh Assisten Bidang Administrasi, Kabag Hukum, Kasat Intelkam Polres Lamteng, dan Kasi Intel Kejari Gunungsugih.

‎Dalam dialog yang berlangsung santai selama satu jam itu, akhirnya disepakati semua tuntutan yang disampaikan akan diteruskan kepada bupati untuk disikapi.

‎Selain itu juga peserta dialog ikut menandatangani fakta integritas untuk bersama-sama membangun Lamteng.(*)

‎Laporan : Ahmad Yani

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak