Universitas Tulang Bawang Resmi Lepas Mahasiswa KKN 2026, Siap Wujudkan Desa Maju Berbasis Inovasi dan Transformasi Digital



LAMPUNG1NEWS.COM | PRINGSEWU – Universitas Tulang Bawang (UTB) secara resmi melepas ratusan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Aula Kantor Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Senin (13/7/2026).

Program KKN yang mengusung tema "Penguatan Inovasi, Pemberdayaan, dan Transformasi Digital Desa Melalui Gerakan Mahasiswa Berdampak Menuju Masyarakat Maju dan Berkelanjutan" merupakan hasil kerja sama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tulang Bawang dengan Pemerintah Kecamatan Gadingrejo.

Acara pelepasan dihadiri Rektor Universitas Tulang Bawang Prof. Dr. Ir. Sarono, perwakilan Bupati Pringsewu yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu Supriyanto, S.Pd., M.Pd., Camat Gadingrejo Eko Purwanto, S.Si., Wakil Rektor I Universitas Tulang Bawang Apt. Nopiansyah, S.Si., M.Farm., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Thabita Carolina, S.Sos., M.Si., para dekan, dosen pembimbing lapangan (DPL), kepala pekon se-Kecamatan Gadingrejo, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.

Sebanyak 261 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di seluruh pekon yang ada di Kecamatan Gadingrejo. Mereka dibagi ke dalam kelompok yang beranggotakan sekitar 10 hingga 12 mahasiswa di setiap pekon, guna menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhan dan potensi wilayah masing-masing.


Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu, Supriyanto, S.Pd., M.Pd., mengajak para mahasiswa dan masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat menempuh pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan. Ia berpesan agar masyarakat tidak pesimis dengan keadaan ataupun terlalu memikirkan akan menjadi apa di masa mendatang. Yang terpenting adalah terus belajar, memperluas wawasan, dan menyelesaikan pendidikan setinggi mungkin.

"Jangan pernah berhenti sekolah karena keterbatasan. Teruslah tempuh pendidikan setinggi-tingginya. Tidak perlu terlalu khawatir nanti akan menjadi apa, karena dengan pendidikan dan ilmu pengetahuan, peluang untuk meraih masa depan yang lebih baik akan terbuka lebar," ujarnya.

Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN juga mampu menjadi penyemangat bagi anak-anak dan generasi muda di desa agar memiliki motivasi untuk melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju dan berdaya saing.

Sementara itu, pihak Universitas Tulang Bawang menegaskan bahwa program KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui tema yang diusung, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendorong transformasi digital desa yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pelaksanaan KKN berlangsung mulai 13 Juli hingga 11 Agustus 2026. Selama kurang lebih satu bulan, para mahasiswa akan berkolaborasi dengan pemerintah pekon dan masyarakat dalam melaksanakan berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, administrasi desa, hingga digitalisasi pelayanan publik.

Melalui kegiatan ini, Universitas Tulang Bawang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. (Arie)

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak